Destinasi Wisata di Surabaya – Surabaya merupakan salah satu kota yang cukup menonjol di provinsi Jawa Timur. Hal ini mungkin dikarenakan Surabaya sebagai ibu kota Provinsi serta memiliki sejarah yang mendalam. Surabaya dikenal juga sebagai kota pahlawan. Tak heran jika di tempat ini terdapat berbagai destinasi wisata sejarah seolah-olah sebagai bentuk memperingati para pahlawan yang telah berjuang untuk mencapai Indonesia yang merdeka. Keberadaan destinasi wisata tersebut diharapkan mampu memupuk rasa patriotisme serta nasionalisme seluruh rakyat Indonesia yang sudah hidup di era yang penuh kemerdekaan. Berikut ini 5 destinasi wisata di Surabaya sebagai wujud nyata mengenang para pahlawan.

 

1. Monumen Tugu Pahlawan

Monumen Tugu Pahlawan

 

Anda sedang di Surabaya? Tak lengkap rasanya kalau belum berkunjung ke tempat bersejarah yang satu ini yakni Monumen Tugu Pahlawan. Monumen yang berlokasi di kawasan yang sama dengan Museum Sepuluh November ini diharapkan mampu memupuk rasa nasionalisme setiap wisatawan yang berkunjung. Jika berkunjung ke tempat ini, Anda akan disambut oleh Presiden dan wakil Presiden RI yang pertama yakni Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta, meskipun hanya berupa patungnya saja. Tepat di belakang patung yang berdiri berdampingan ini terdapat hiasan berupa pilar-pilar putih disertai patung burung Garuda di bagian atasnya.

Lebih dalam memasuki kawasan tersebut, Anda akan menemukan monumen dengan ketinggian mencapai 41,1 meter dengan bentuk menyerupai paku terbalik dilapisi warna putih yakni Monumen Tugu Pahlawan. Monumen yang merupakan ikonnya Surabaya ini dikelilingi lapangan luas berwarna hijau menjadikan suasananya begitu segar dan menyejukkan mata. Monumen seluas 1,3 hektar ini berada di kawasan jalan Pahlawan, Surabaya, buka setiap hari Senin hingga Jum’at dari pukul 08.00-14.30.

 

2. Monumen Kapal Selam

Monumen Kapal Selam

Monumen Kapal Selam atau lebih dikenal dengan sebutan Monkasel ini menggambarkan sejarah perjalanan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan NKRI. Keberadaaan monumen Kapal Selam ini sebagai wujud mengenang peristiwa Laut Aru. Yakni pertempuran antara Indonesia dan Belanda yang berlangsung pada 5 Januari 1962 di Laut Aru, Maluku. Monumen ini berdiri dengan menggunakan kapal selam asli, yaitu kapal selam KRI Pasopasti 410 yang ikut berjuang bersama para pejuang dalam peristiwa Laut Aru tersebut.

Monumen Kapal Selam ini cukup populer. Kepopulerannya meliputi semua kalangan sehingga selalu ramai oleh pengunjung. Di tempat ini Anda dapat secara langsung melihat kondisi kapal selam hingga mesin-mesin dari kendaraan yang digunakan untuk berperang tersebut. Jika Anda berkunjung ke tempat ini, akan ada sensasi yang berbeda seolah Anda ikut terjun dalam mempertahankan NKRI.

Untuk menjelajah peristiwa tersebut, Anda hanya dikenakan tarif sebesar 10.000 rupiah saja per-orangnya. Berlokasi di jalam Pemuda no. 39 Kaliasin, Genteng, Kota Surabaya. Monumen ini buka setiap hari lho! Mulai dari pukul 08.00 hingga 21.00. Waw… waktu yang cukup lama untuk mengulik sejarah perjalanan para pejuang negara kita.

 

3. Monumen Jalesveva Jayamahe

Monumen Jalesveva Jayamahe

Wisata bersejarah lainnya yaitu Monumen jalesveva Jayamahe yang berlokasi di Ujung, Surabaya. Monumen yang berdiri tegak menghadap lautan ini dipoles dengan warna hijau kebiruan memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Monumen ini merupakan simbol para perwira Angkatan Laut karena itulah monumen ini dinamakan Jalasveva Jayamahe yang merupakan motto khasnya Angakatan Laut NKRI. Keberadaannya merupakan tanda bahwa Indonesia sejak dulu berjaya di bidang kemaritiman. Monumen yang buka setiap hari Senin sampai Minggu ini, tidak bisa dimasuki seenaknya. Pasalnya, Anda harus meminta izin dulu kepada petugas yang ada di monumen tersebut. Keamanan yang cukup ketat untuk menjaga monumen berharganya kota Surabaya.

 

4. Museum Sepuluh November

Museum Sepuluh November

Museum Sepuluh November yang terletak di kota Surabaya merupakan langkah untuk mengenang para pahlawan serta sebagai sarana rekam jejak para pejuang dalam memperjuangkan kemerdekaan. Museum Sepuluh November bisa dikatakan sebagai destinasi wisata sejarah yang lengkap, Sembari berwsiata Anda juga dapat menambah pengetahuan serta wawasan mengenai sejarah perjalanan para pahlawan yang  akan dipaparkan oleh pihak yang bertugas di museum tersebut.

Museum kebangaan kota Surabaya ini memiliki dua lantai yang sangat luas. Kedua lantai tersebut dipenuhi dengan barang-barang peninggalan beberapa pejuang Indonesia. Selain itu Anda juga akan terhibur dengan beberapa tayangan yang pastinya menarik untuk ditonton. Anda akan menyaksikan tayangan dioraman dan mendengar suara asli dari pidato yang disampaikan Bung Tomo serta menyaksikkan perjuangan para heroic 10 November yang ditayangkan di bioskop mini.

Untuk menikmati liburan yang dapat menambah wawasan ini, Anda dapat mengunjungi Museum Sepuluh November yang berlokasi di jalan Pahlawan, Surabaya.  Museum sekaligus tempat wisata ini buka setiap hari, terkecuali hari Sabtu dan hari libur Nasional mulai pukul 08.00 hingga 14.30. Tiket masuknya pun cukup murah, Anda hanya mengeluarkan 5.000 rupiah saja. Tiket murah ini tak sebanding dengan apa yang Anda dapatkan di dalam Museum Sepuluh November.

 

5. Museum WR. Soepratman

Sebagai warga Indonesia yang memiliki naisonalisme tinggi tentunya tahu dong siapa pencipta lagu Indonesia Raya. Ya, benar Wage Rudolf Soepratman atau sering dikenal dengan W R. Soepratman. Sebagai pencipta lagu kebangsaan kita serta berandil besar dalam memerdekan bangsa ini, tentunya harus ada apresiasi atau pun penghargaan semisal dengan dibuatnya museum untuk beliau. Hal inilah yang dilakukan oleh pemerintah Surabaya khususnya. Konon, menilik sejarahnya museum ini dulunya merupakan rumah WR. Soepratman yang dijadikan sebagai tempat bersembunyi dari pemerintah kolonial Belanda. Luasnya pun terhitung kecil, tepatnya berukuran 5 x 10 m.

Mengisi waktu libur Anda dengan berkunjung ke museum ini tentunya akan menjadi pengalaman berharga, sensasi tersendiri akan Anda rasakan kala melihat patung WR. Soepratman yang dibuat sesuai ukuran asli. Selain itu, Anda dapat melihat teks yang bersejarah yakni teks lagu kebangsaan Indonesia yang ditulis langsung oleh WR. Soepratman. Menarik bukan? Jika Anda penasaran, langsung saja berkunjung ke jalan Mangga No 21 Surabaya yang buka setiap hari Selasa hingga Minggu dari pukul 09.00- 17.00.

Perjuangan para pahlawan dalam mencapai NKRI tentunya bukanlah hal yang mudah. Keberadaan 5 destinasi wisata di Surabaya sebagai wujud nyata mengenang para pahlawan ini hanya secuil apresiasi untuk mereka yang tak boleh dilupakan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here